20 Oktober 2011
Jabon - Perkenalkan kami CV. Rizki Dunia yang berlamatkan di Jl. Pasar no. 14 Kendal Jawa Tengah Telp. (0294) 452301 Hp. 081326374376 (CP. Bpk Agus).

Kami menyediakan bibit jabon, bibit cengkeh, bibit sengon dan lain sebagainya.
Jangan sungkan untuk menghubungi kami, kami akan segera menjawab pertanyaan-pertanyaan anda tentang bibit.
Kami siap melakukan pengiriman bibit jabon ke hampir semua daerah di seluruh Indonesia, silahkan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Artikel di atas ditulis oleh CV. Rizki Dunia untuk mempopulerkan bibit jabon.
2 Comments |
Tak Berkategori | Tagged: bibit jabon, jabon, kayu jabon, sengon |
Permalink
Posted by jabon
5 April 2010

Pengkerdilan Bibit Jabon
Setelah mencoba begitu banyak uji coba cara membibit jabon (anthocephalus cadamba) kami sudah menemukan cara untuk mendapatkan bibit tanaman jabon yang lebih baik. Salah satu cara yang kami temukan adalah “perlakuan pengkerdilan”, dengan cara pengkerdilan ini ternyata dapat menghasilkan batang tanaman bibit jabon menjadi besar dan keras. Karena bibit tanaman jabon mempunyai kadar air yang sangat tinggi pada bagian batang maka hanya dengan proses pembibitan dengan cara pengkerdilan tanaman bibit jabon lebih mudah pada saat proses penanaman dan tidak perlu menggunakan ajir sebagai penopang batang jabon agar tidak mudah roboh pada saat penanaman bibit.
pada saat tanaman bibit jabon dalam proses pengkerdilan mempunyai ciri spesifik pada daun akan berbentuk keriting dan pada batang mempunyai tingkat kebesaran yang lebih dibandingkan dengan proses pembibitan yang tanpa dilakukan proses pengkerdilan.
Banyak para petani bibit jabon yang tidak mengetahui proses yang harus dilakukan pada saat bibit jabon berada di persemaian. Mereka hanya mengerti pembibitan jabon dengan proses yang sangat standar, jadi hasil dari bibit tanaman jabon itupun sangat standard pula.
Bibit tanaman jabon sangat membutuhkan proses pengkerdilan karena batang bibit tanaman jabon mempunyai kadar air yang sangat tinggi seperti yang sudah kami sebutkan di atas, bibit tanaman jabon hampir mempunyai kesamaan dengan bayam yang mempunyai kadar air pada batang sangat banyak.
Jual Bibit Jabon
Jabon Sebagai Bahan Pokok Industri Kayu Lapis
Jual Kebun
Kebun Jabon
Kayu Jabon
© Jabon.web.id
172 Comments |
Tak Berkategori | Tagged: bibit jabon, jabon, jabon anthocephalus cadamba, jabon kendal, jabon pohon, jabon tree, kayu jabon |
Permalink
Posted by jabon
22 Maret 2010

jabon
JABON
Bahan POKOK kayu dan nonkayu untuk industri plywood (kayu lapis) saat ini menjadi barang mahal. Pengategorian demikian karena dari sisi jumlah, ketersediaan kayu sangat jauh berkurang jika dibanding pada masa keemasannya.
Semakin berkurangnya ketersediaan bahan pokok untuk membuat kayu lapis dan ketersediaan produk kehutanan lainnya, saat ini tidak hanya terjadi di Kalimantan Selatan, tetapi juga sudah menyebar hingga ke negara tetangga, yakni Serawak, Malaysia.
menurut Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Suhardi Atmodjo, imbas semakin berkurangnya ketersediaan kayu alam tidak hanya terjadi pada berkurangnya kemampuan memproduksi, tetapi yang lebih parah dari 15 pabrikan besar penghasil kayu lapis di Kalsel, enam di antaranya sudah tidak mampu berproduksi. tetapi, mereka sampai kini masih terus memperpanjang izin usahanya.
Terkait dengan kebutuhan bahan pokok kayu yang dibutuhkan oleh industri di Kalsel, setiap tahunnya mencapai 1.394.362,07 meter kubik. Yang bisa dipenuhi dari Provinsi Kalsel dari jumlah itu hanya sebanyak 262.708,02 meter kubik atau 18,84 persennya, sedangkan sisanya 1.131.653 meter kubik atau 81,16 persen berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua.
Kalangan industri kehutanan menyikapi keadaan ini dengan melakukan aktivitas dengan membagi-bagikan bibit pohon jenis tertentu pada warga yang tinggal di desa atau pinggir hutan di wilayah Kalsel.
Salah satu bibit tanaman kayu yang sudah dibagikan dan hasilnya bisa dilihat saat ini adalah jenis jabon atau Antocephalus cadamba. Sejak tahun 2003 hingga akhir Oktober 2006, jabon yang sudah dibagikan pada warga sebanyak 1.130.000 bibit.
Menurut Direktur Umum PT Hendratna Plywood Krishnadi Pryana, pilihannya jatuh pada jabon karena tanaman kayu jenis ini pertumbuhannya sangat cepat. Lingkar batangnya pada usia enam tahun bisa mencapai di atas 40-50 cm.
Pendapat yang sama juga disampaikan Menteri Kehutanan MS Kaban terkait soal upaya pemerintah dalam mengantisipasi semakin menyusutnya ketersediaan kayu, dengan mengembangkan hutan tanaman industri dan hutan tanaman rakyat, serta kayu perkebunan.
Masih terkait dengan keterpurukan industri kayu lapis, data yang dihimpun Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) hingga akhir April 2006 menunjukkan bahwa dari 128 industri yang terdaftar, hanya tersisa 53 pabrik yang masih produksi, 26 pabrik berhenti sementara, dan sisanya 49 pabrik berhenti total.
Sebanyak 53 pabrik yang saat ini masih beroperasi, bahkan kapasitas produksinya tidak maksimal atau bisa dikatakan seadanya. Jabon.
6 Comments |
Tak Berkategori | Tagged: bibit jabon, budidaya jabon, jabon, kayu jabon |
Permalink
Posted by jabon