Jabon Sebagai Bahan Pokok Industri Kayu Lapis

jabon

jabon

JABON
Bahan POKOK kayu dan nonkayu untuk industri plywood (kayu lapis) saat ini menjadi barang mahal. Pengategorian demikian karena dari sisi jumlah, ketersediaan kayu sangat jauh berkurang jika dibanding pada masa keemasannya.
Semakin berkurangnya ketersediaan bahan pokok untuk membuat kayu lapis dan ketersediaan produk kehutanan lainnya, saat ini tidak hanya terjadi di Kalimantan Selatan, tetapi juga sudah menyebar hingga ke negara tetangga, yakni Serawak, Malaysia.
menurut Wakil Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Suhardi Atmodjo, imbas semakin berkurangnya ketersediaan kayu alam tidak hanya terjadi pada berkurangnya kemampuan memproduksi, tetapi yang lebih parah dari 15 pabrikan besar penghasil kayu lapis di Kalsel, enam di antaranya sudah tidak mampu berproduksi. tetapi, mereka sampai kini masih terus memperpanjang izin usahanya.
Terkait dengan kebutuhan bahan pokok kayu yang dibutuhkan oleh industri di Kalsel, setiap tahunnya mencapai 1.394.362,07 meter kubik. Yang bisa dipenuhi dari Provinsi Kalsel dari jumlah itu hanya sebanyak 262.708,02 meter kubik atau 18,84 persennya, sedangkan sisanya 1.131.653 meter kubik atau 81,16 persen berasal dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua.


Kalangan industri kehutanan menyikapi keadaan ini dengan melakukan aktivitas dengan membagi-bagikan bibit pohon jenis tertentu pada warga yang tinggal di desa atau pinggir hutan di wilayah Kalsel.
Salah satu bibit tanaman kayu yang sudah dibagikan dan hasilnya bisa dilihat saat ini adalah jenis jabon atau Antocephalus cadamba. Sejak tahun 2003 hingga akhir Oktober 2006, jabon yang sudah dibagikan pada warga sebanyak 1.130.000 bibit.
Menurut Direktur Umum PT Hendratna Plywood Krishnadi Pryana, pilihannya jatuh pada jabon karena tanaman kayu jenis ini pertumbuhannya sangat cepat. Lingkar batangnya pada usia enam tahun bisa mencapai di atas 40-50 cm.
Pendapat yang sama juga disampaikan Menteri Kehutanan MS Kaban terkait soal upaya pemerintah dalam mengantisipasi semakin menyusutnya ketersediaan kayu, dengan mengembangkan hutan tanaman industri dan hutan tanaman rakyat, serta kayu perkebunan.
Masih terkait dengan keterpurukan industri kayu lapis, data yang dihimpun Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) hingga akhir April 2006 menunjukkan bahwa dari 128 industri yang terdaftar, hanya tersisa 53 pabrik yang masih produksi, 26 pabrik berhenti sementara, dan sisanya 49 pabrik berhenti total.
Sebanyak 53 pabrik yang saat ini masih beroperasi, bahkan kapasitas produksinya tidak maksimal atau bisa dikatakan seadanya. Jabon.


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?


6 Responses to “Jabon Sebagai Bahan Pokok Industri Kayu Lapis”

  1.   mundirun Says:

    Numpang iklan boleh? kami jual mikoriza, bagi yang perlu mikoriza bisa hubungi saya di 087870181552 atau email ke mundirun07@gmail.com. tks ya sudah muat iklan saya…

  2.   faidil Says:

    terima kasih atas infonya

  3.   taqin04 Says:

    owh gitu ya ? wah baru tau, thanks ilmunya brow

  4.   rony Says:

    berita basi,tau gak?pt hendratna itu sudah bangkrut,,sudah gak ada lagi,kok bisanya kopi paste dari artikel orang lain

  5.   abenk Says:

    blog yang bagus gan…….postingannya juga keren2……
    oia, klo butuh referensi atau paper tentang teknik elektro
    DAPAT DI KLIK DISINI GAN…..terimakasih banyak…ditunggu kunjungannya

  6.   backlink service Says:

    Best backlinks and website traffic service - we post your marketing message up to 100′000 forums worldwide price starting only from $29 Get amazing online web traffic using superb backlink service today. We can post your custom post up to 100’000 forums around the web, get thousands of backlinks and amazing targeted online web traffic in shortest time. Most affordable and most powerful service for web traffic and backlinks in the world!!!! Your post will be published up to 100000 forums worldwide your website or blog will get instant traffic and massive increase in seo rankings just after few days or weeks so your site will get targeted long term traffic from search engines. Order now: backlinks

Leave a Reply